Sabtu, 30 Desember 2017

10 Tempat Wisata untuk Menghabiskan Malam Tahun Baru




10 Tempat Wisata untuk Menghabiskan Malam Tahun Baru


Waktu menuju pergantian tahun baru sudah semakin dekat nih. Bagaimana dengan rencana liburan kamu? Sudah tahu mau liburan kemana? Atau masih bingung menentukan destinasi liburan? Tenang,  kali ini kita akan merekomendasikan 10 tempat liburan seru untuk tahun baru yang bisa jadi alternatif seru. Inilah 10 tempat wisata yang bisa kamu kunjungi jelang pergantian tahun:




1. Bali



Malam tahun baru akan terasa lebih seru dengan mendatangi sejumlah pesta yang diadakan di pantai-pantai Bali. Dengan diiringi dentuman musik yang heboh, suasana pergantian tahun akan lebih menyenangkan bila dihabiskan dengan melihat indahnya pantai di Pulau Dewata tersebut.


2. Gili Trawangan, Lombok


Buat kamu yang agak bosan dengan Bali, Gili Trawangan bisa jadi alternatif untuk liburan akhir tahun. Disini menawarkan banyak restoran dan tempat nongkrong yang asyik, yang pastinya akan membuat malam tahun barumu akan lebih semarak.


3. Gunung Bromo, Jawa Timur


Merasakan pesona alam sekitar gunung Bromo saat tahun baru pastinya menyenangkan. Jangan lupa untuk pergi ke Bukit Kingkong Bromo untuk melihat sunrise pertama di tahun yang baru.


4. Kota Malang, Jawa Timur


Tempat wisata akhir tahun menarik lainnya di Jawa Timur adalah kota Malang. Kota penghasil buah apel ini bisa menjadi pilihan karena pemandangannya yang indah. Udara sejuk dan beragam destinasi menarik membuat kota ini tidak pernah sepi pengunjung. Bila ingin mampir ke Malang, jangan lewatkan Alun-Alun Malang, Kebun Apel, Batu Night Spechtakuler, Jatim Park 1 dan 2, serta Museum Angkut.

5. Bandung
Bandung dikenal sebagai kota dengan segudang kegiatan kreatif. Bandung memiliki beberapa kawasan yang bisa menemani liburanmu di akhir tahun. Dari wisata kota hingga wisata alamnya, Bandung bisa memberikan semua itu secara lengkap. Misalnya di kota Bandung seperti Jalan Braga. Atau kunjungi kawasan Dago yang hits di kalangan anak muda. Tidak heran menghabiskan malam tahun baru di Bandung bisa jadi rencana yang sangat menyenangkan. Beberapa tempat di Bandung yang perlu kita kunjungi jelang pergantian tahun adalah Alun-Alun Bandung, Kawasan Dago, Lembang, Ciwidey. dan Jembatan Pasupati.

6. Bukit Bintang, Yogyakarta


Popularitas Jogjakarta sebagai destinasi liburan favorit tidak perlu dipertanyakan lagi. Suasana tenang, biaya hidup dan warganya  yang bersahabat menjadikan kota ini dicintai banyak orang. Bila ingin melihat semarak kembang api di malam pergantian tahun baru, sepertinya Bukit Bintang ialah tempat yang tepat. Bukit Bintang merupakan salah satu titik yang cukup tinggi di Yogyakarta yang tidak pernah sepi pengunjung. Di tempat tersebut kita bisa melihat indahnya pertemuan sinaran kembang api dengan gemerlap lampu kota.


7. Bangka Belitung


 Tidak semua menginginkan libur tahun baru serba meriah. Salah satu tempat untuk menenangkan diri sambil menikmati pemandangan laut yang indah adalah Bangka Belitung. Walaupun demikian, Bangka Belitung tetap memiliki acara yang seru untuk merayakan malam tahun baru. Kamu bisa menikmati meriahnya pesta kembang api yang sambil diiringi dentuman live music di beberapa tempat; diantaranya Kawasan Wisata Pantai Tanjung Pendam, Gedung Nasional, dan tentunya hotel-hotel untuk wisatawan.


8. Manado


 Tempat indah lainnya di Indonesia yang bisa kamu kunjungi saat tahun baru adalah Manado. Serunya, kekeluargaan masyarakat Manado yang sangat erat akan membuat suasana tahun baru terasa lebih hangat. Bahkan, bukan tidak mungkin kamu diundang untuk datang makan dalam open house beberapa warga. Bonusnya lagi, kamu juga bisa mampir ke pantai-pantai indah di pulau Manado.

9. Surabaya


Tidak ada salahnya bila tahun baru kali ini kamu mampir ke kota pahlawan,  Surabaya.  Kota ini punya banyak acara tahun baru seru yang sayang untuk dilewatkan. Tempat di Surabaya yang perlu kamu kunjungi saat tahun baru adalah sepanjang jalan Tunjungan. Biasanya di malam pergantian tahun baru, tempat tersebut mengadakan Car Free Night yang dimeriahkan dengan pesta kembang api, aneka pentas, berbagai kuliner, serta pameran kreasi anak muda.

10. Jakarta


Ibukota tidak pernah kehabisan tempat seru untuk menikmati liburan tahun baru.Selalu ada cara untuk menghabiskan liburan akhir tahun disini. Bila kamu tidak ada rencana ke luar kota, cobalah untuk berkeliling Jakarta. Ancol, Monas, dan Bundaran HI biasanya ramai di saat malam pergantian tahun.


Penulis
Fikri Ramahani
Maharani
Nilam Cahya


Rabu, 13 Desember 2017

Mau Jalan – Jalan Tapi Gak Punya Uang? Yuk Cobain Cara Ini, Yang bikin Uang dikantong Gak Berkurang





Hai, buat kalian yang mau travelling tapi masih mikirin keluar banyak biaya. Yuk cobain, dengan  cara ini biar kalian bisa menghemat uang yang ada di kantong kalian dan masih bisa memangkas uang liburan semaksimal mungkin. Melenggang pergi ke tempat impianmu tanpa takut kantongmu kering.Rahasianya, coba deh ikuti beberapa tips berikut ini:

1. Setiap tujuan menuntut persiapan dana yang berbeda-beda. Tentukan dulu ke mana tujuanmu.
Sebelum kamu memutuskan untuk berangkat, pastikan kamu melakukan riset terlebih dulu untuk menentukan ke mana tujuan liburanmu dan berapa biaya minimal yang akan kamu habiskan selama di sana. Semakin jauh tempat tujuan dari daerah asalmu, semakin banyak pula biaya yang mesti kamu keluarkan.

2. Umumnya, pergi dengan jalur darat bisa lebih hemat daripada jalur laut dan udara.
Biaya transportasi untuk sampai ke tempat tujuan biasanya adalah pengeluaran yang paling besar. Saat ini, moda transportasi yang paling murah adalah lewat jalur darat dengan kereta apiDengan catatan kamu tidak lapar atau bosan lalu membeli barang-barang yang tak penting (TTS, mainan) atau makanan (kacang, mie rebus) selama perjalanan ya. Kalau tujuanmu itu bisa dicapai dengan kereta api ataupun bus. gunakan alternatif tersebut sebagai opsi pertama. Seringkali, opsi ini jauh lebih murah dibanding naik kendaraan pribadi.Selain itu, kamu juga gak begitu capek karena bisa beristirahat di jalan.

3. Kalau memungkinkan, lakukan perjalanan di malam hari dan tidurlah di jalan. Dengan ini, kamu bisa menghemat biaya penginapan.
Di malam hari, tubuhmu diset untuk beristirahat. Jadi manfaatkan siklus biologis ini untuk berpindah ke tempat tujuanmu. Beristirahat  sepanjang perjalanan berarti kamu bisa menghemat biaya penginapan dan menahan keinginan untuk ngemil dan jajan. Lagipula, sepanjang perjalanan kamu cuma akan berdiam di tempat dudukmu, kan?

4. Bawa barang secukupnya, biar kamu gak dikenai tambahan biaya.
Saat berlibur, kemas barang-barang yang penting aja ke dalam tasmu. Selain gak bikin kamu repot membawanya, kamu juga gak perlu mengeluarkan tambahan biaya untuk bagasi di pesawat. Gak cuma itu, kamu jadinya juga memiliki ruang lebih di tasmu untuk tempat oleh-oleh.

5. Buat tempat menginap, nebeng di rumah teman selalu jadi opsi pertama.
Selain biaya transportasi, pengeluaran untuk akomodasi juga merupakan salah satu biaya yang paling besar. Buat memangkas biaya ini secara signifikan, coba hubungi kenalan yang kotanya bakal kamu singgahi. Siapa tahu dia bisa menyediakan tempat berteduh barang beberapa hari. Bahkan, kamu mungkin bisa dijamu dan diantar ke tempat wisata yang ingin kamu tuju. Nah, kalau di tempat tujuan kamu gak ada teman yang bisa ditebengin, terus gimana? Temukan aja teman baru yang bersedia nebengin kamu. Caranya, gabung di Couchsurfing maupun forum jalan-jalan seperti Backpacker Indonesia. Di sana, ada banyak orang yang bersedia memberikan tempat berteduh bagi sesama traveler seperti kamu. Selain mendapat teman baru, kamu juga bisa memperoleh rekomendasi destinasi wisata menarik yang mungkin gak kamu tahu sebelumnya serta berbagi pengalaman dengan mereka.

6. Pengen mengakali moda transportasi umum yang kadang menyebalkan? Sewa motor seharian bisa jadi jawaban.
Di tempat tujuan, kadang moda transportasi umum gak begitu bisa diandalkan. Selain jarang, kadang trayek dan tarifnya juga gak jelas. Nah, biar kamu nyaman muter-muter di kotatujuan, menyewa motor bisa menjadi pilihan yang masuk akal. Apalagi, kalau kamu ada boncengannya, biaya sewanya jadi bisa dibagi dua.

7. Buat daftar objek-objek wisata yang berdekatan dan kunjungi sekaligus dengan kaki.
Untuk mendapatkan pengalaman sebanyak-banyaknya tapi tetap menghemat waktu dan biaya, buat list destinasi yang berada di satu area, lalu kunjungi semuanya dengan sekali jalan.Bikin rute yang efisien sehingga kamu gak kelelahan. Sepanjang jalan, perhatikan juga sekelilingmu, siapa tahu kamu menemukan tempat yang menarik tapi tersembunyi?

8. Wisata kuliner baru boleh kamu lakukan malam hari. Untuk sarapan dan makan siang, sediakan roti, selai kacang, dan abon.
Apakah penginapanmu menyediakan opsi tarif kamar dengan dan tanpa sarapan? Kalau iya, bandingkan harga antara yang include breakfast dengan yang exclude breakfast. Jika ternyata harganya lumayan terpaut jauh, mendingan pilih yang tidak menyediakan sarapan deh. Buat sarapan, kamu bisa beli roti tawar dan selai kacang di minimarket. Kombinasi makanan itu bisa memberimu energi yang cukup karena tinggi kalori.

9. Jangan pakai modem untuk internetan, apalagi untuk mengunggah foto liburan! Manfaatkan WiFi gratis buat memenuhi kebutuhanmu berinternet.
Hasil perjalananmu mungkin menghasilkan ribuan foto dan footage video. Alih-alih langsung diupload menggunakan paket data di ponsel dan modemmu, manfaatkan akses internet gratis lewat wifi di penginapan, restoran, maupun bandara. Kalau gak ada juga? Ya udah, bersabar aja sampai kamu tiba rumah.

10. Buat oleh-oleh, belikan orang rumah camilan yang bisa dinikmati beramai-ramai.
Sebenarnya, cerita dan foto-fotomu udah bisa jadi oleh-oleh buat orang-orang di rumah serta teman-temanmu. Tapi, jika kamu gak pengen pulang dengan tangan hampa dan gak pengen boros juga dengan membelikan souvenir mahal, kamu bisa beliin mereka camilan khas daerah tujuanmu yang bisa dinikmati rame-rame. Oleh-oleh ini juga biasanya gak terlalu makan tempat di tasmu.

Jadi , traveling itu sebenarnya gak perlu mahal, asalkan kamu tahu gimana cara memangkas biaya-biaya yang gak perlu. Nah, apakah kalian masih mikir – mikir buat travelling?

Editor : Auto

Selasa, 28 November 2017

Pola Makan yang Tidak Sehat Bagi Tubuh Manusia



Makan merupakan kebutuhan pokok bagi setiap individu, yang sudah pasti akan menyehatkan badan untuk mendapatkan tenaga dan nutrisi. Tanpa makanan, makhluk hidup akan sulit dalam mengerjakan aktivitas sehari-hari, membantu manusia dalam  mendapatkan energi, membantu pertumbuhan badan dan otak. Akan tetapi ada juga makanan yang dapat membahayakan tubuh manusia. Berikut ini daftar pola makan yang membahayakan:
  1. Konsumsi makanan tinggi karbohidrat
Nasi yang menjadi makanan pokok orang Indonesia sangatlah tinggi akan kandungan karbohidrat di dalamnya. Karbohidrat memang penting untuk membangun energi. Namun jika berlebihan, maka karbohidrat yang tidak tercerna dengan baik akan menjadi tumpukan kalori yang membahayakan kesehatan tubuh.
  1. Kebanyakan konsumsi gula
Tak hanya dalam makanan berasa manis saja, gula juga bisa kamu temui di minuman kemasan, roti, atau bahkan nasi. Dan kebanyakan konsumsi gula mampu menyebabkan obesitas, naiknya kolesterol, hingga diabetes.
  1. Konsumsi gorengan
Makan gorengan dengan nasi memang enak. Namun jangan berlebih karena kandungan minyak dalam gorengan tentu saja bisa meningkatkan kolesterol dalam darah.
  1. Ngemil makanan tidak sehat
Menu cemilan kebanyakan didominasi makanan kaya garam, minyak, gula, atau terlalu banyak mengandung MSG. Dan jika kamu suka ngemil berlebihan, obesitas dan serangkaian penyakit berbahaya lainnya jadi ancaman.
  1. Makan di malam hari
Batas waktu makan di malam hari adalah pukul 7 malam. Jika lebih dari waktu yang ditentukan, makanan tidak akan tercerna dengan baik. Akibatnya akan muncul gangguan pencernaan dan obesitas.
  1. Jarang makan sayur
Tak perlu dijelaskan lagi bahwa sayuran padat serat dan nutrisi sehat. Jika kamu jarang makan sayur, maka tak ada spons alami yang mampu menyerap beragam zat berbahaya di tubuh dan tak ada suntikan nutrisi alami bagi kesehatan tubuhmu.

            Maka dari itu, yuk ubah pola makan mu supaya badan tetap sehat dan kuat.

Editor : Yuna Parera