Minggu, 20 Januari 2013

Banjir


Banjir Di Perumahan Ciledug Indah

Kamis, 17 januari 2013
Ciledug Indah 1, Tanggerang Banten

Menurut A.Harris Jakin, S.IK, Komisaris Polisi, Kapolsek Ciledug
Foto by Indah Astri A. dan Sinta Sintya A.
Pada pukul 12.00 WIB, volume air di kali Angke belum juga surut. Tidak hanya menggenangi jalan raya, air pun menggenangi pemukiman warga komplek perumahan Ciledug Indah 1 dan Ciledug Indah 2. Ketinggian air di komplek perumahan Ciledug Indah 1 mencapai 1,2 meter dan Ciledug Indah 2 mencapai ketinggian 1,5 meter. Debit air di kali Angke meningkat disebabkan karena kiriman dari bendungan Katulampa, walaupun disini tidak turun hujan tetapi Bogor diguyur hujan, volume air akan tetap naik. Selain kiriman dari bendungan Katulampa penyebab banjir ini juga karena disebabkan banyaknya sampah yang menumpuk dan juga berkuranngya daerah resapan air yang beralih fungsi menjadi perumahan dan juga ruko. Dengan begitu maka air akan tetap meluap kepemukiman warga.
Jalur menuju Ciledug Raya lumpuh total , sehingga jalur menuju Ciledug Raya dialihkan ke Graha Raya Regency dan Cikokol untuk melewati jalur bebas hambatan (tol). Jalur alternative lain yaitu dengan melewati Pondok Aren dan Pondok Bahar untuk mengurai kemacetan. Jalan menuju Ciledug Raya sudah tergenang air yang sangat tinggi hal tersebut menyebabkan jalan didepan Gerbang Graha Raya ditutup, akan tetapi masih banyak kendaraan yang menerobos masuk untuk melewati jalan depan Ciledug Indah 1 yang ketinggiannya mencapai sebetis orang dewasa. Akibatnya banyak kendaraan yang mogok ditengah genangan air, dengan begitu semakin memperpanjang kemacetan yang terjadi.
Penanganan dari pihak kepolisian untuk korban banjir yaitu bekerja sama dengan Pemerintah Daerah setempat baik Kelurahan dan Kecamatan, bekerja sama mendirikan posko, sifatnya mengamankan, hal yang paling utama menyelamatkan korban banjir, mengamankan asset asset warga yang ditinggalkan mengungsi, seperti rumah. Kemudian, pihak kepolisian juga mengatur lalu lintas supaya bisa berjalan, memang tidak bisa lancar, namun jangan sampai berhenti, tetap mengalirarus lalu lintasnya. Yang kedua polsek sendiri memberi bantuan seadanya. Sumbangan sudah dialokasikan kesemua korban banjir. Ibu Bhayangkaripun ikut serta membantu korban banjir dengan cara memasak nasi untuk makanan semua korban banjir.
Foto by Indah Astri A. dan Sinta Sintya A.
Korban banjir yang tertampung diposko 1 sampai saat ini berjumlah :
Jumlah jiwa : 115
Lansia           :47 jiwa
Balita           :7 jiwa
Dewasa       :61 jiwa
Dari 45 kartu keluarga


Tim Liputan
Melani dan Chandika

Tidak ada komentar:

Posting Komentar