Rabu, 13 Oktober 2021

Gejala Hipotensi Ortostatik?

 

sumber foto : halodoc

Pernahkah kalian mendengar istilah Hipotensi Ortostatik? hipotensi ortostatik atau dikenal dengan hipotensi postural. Salah satu jenis tekanan darah rendah yang terjadi ketika pembuluh darah tidak mengencang saat tubuh tiba-tiba berdiri.

Dalam kondisi normal, saat berdiri dari posisi duduk atau berbaring, pembuluh darah akan merespons gravitasi dengan cara mengencang atau menyempit. Hipotensi ortostatik bisa jadi masalah kesehatan, atau tanda dari suatu penyakit.

Setiap orang ada kalanya mengalami hipotensi ortostatik. Namun, masalah kesehatan ini apabila berkepanjangan bisa jadi tanda suatu penyakit. Berikut gejala hipotensi ortostatik yang biasa dirasakan penderitanya, antara lain:

1. Pusing atau sakit kepala saat tiba-tiba beranjak dari tempat duduk serta bangun dari tempat tidur

2. Pandangan kabur

3. Badan lemas

4. Bingung

5. Mual

6. Pingsan untuk kasus yang parah

Gejala tersebut biasanya muncul selama beberapa menit. Tapi, Anda perlu berkonsultasi ke dokter jika gejala tersebut berkepanjangan dan terus-menerus muncul.

Hipotensi ortostatik terjadi ketika sesuatu mengganggu respons alami tubuh untuk menstabilkan tekanan darah rendah. Ada beberapa kondisi dan masalah kesehatan yang bisa jadi penyebab hipotensi ortostatik, termasuk:

- Dehidrasi atau kekurangan cairan

- Penyakit jantung seperti detak jantung lemah (bradikardia), gangguan katup jantung,

serangan jantung, dan gagal jantung

- Gangguan endokrin seperti penyakit tiroid,

- Penyakit addison, gula darah rendah, dan diabetes

- Gangguan sistem saraf seperti penyakit parkinson, atrofi sistem ganda, demensia, sampai amiloidosis

- Efek samping makan terlalu banyak

- Pertambahan umur, setelah 65 tahun

 - Umumnya sel baroreseptor melemah dikarenakan efek samping obat hipertensi, penyakit jantung, obat penyakit parkinson, dan antidepresan tertentu

- Kepanasan

- Terlalu lama berbaring

- Kehamilan

- Konsumsi alkohol berlebihan

Hipotensi ortostatik yang terjadi sesekali umumnya tidak berbahaya. Namun, masalah kesehatan ini apabila berkepanjangan bisa menyebabkan komplikasi serius, terutama pada orang tua.

Komplikasi hipotensi ortostatik di antaranya rawan terjatuh, cedera, dan meningkatkan risiko penyakit jantung pada kalangan lansia.

Penulis : Asya 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar